Banjarbaru Perluas Akses Kerja bagi Warga
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah Kota Banjarbaru.

MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bekerja sama dengan Polres Banjarbaru untuk membantu masyarakat mendapatkan akses pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran. Kerja sama ini diarahkan untuk mendata pencari kerja, memperluas informasi lowongan, hingga menyiapkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah Kota Banjarbaru, Selasa (3/11/2026), di Aula Gawi Sabarataan.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyambut baik kerja sama tersebut. Ia berharap program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, khususnya warga yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Persoalan pengangguran merupakan salah satu tantangan yang perlu kita tangani bersama. Melalui kerja sama ini, kita berharap lebih banyak peluang terbuka bagi masyarakat untuk mendapatkan akses informasi, kesempatan, dan dukungan dalam memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Momen jalannya Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah Kota Banjarbaru.

Lisa menegaskan, perusahaan maupun pihak swasta yang beroperasi di Banjarbaru harus memberikan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal. Ia menginginkan agar kebijakan ke depan turut mengatur keterlibatan perusahaan dalam menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat.

Menurutnya, langkah tersebut perlu didukung dengan data tingkat pengangguran terbuka berdasarkan latar belakang pendidikan dan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Dengan demikian, pemerintah dapat memetakan kebutuhan tenaga kerja sekaligus menyiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan peluang pekerjaan yang tersedia.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda saat menyampaikan sambutan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda mengatakan, Polisi Peduli Pengangguran merupakan salah satu program dalam gerakan Polisi Bersama Masyarakat. Program ini menjadi bentuk keterlibatan kepolisian dalam membantu mengatasi persoalan sosial yang dihadapi warga.

“Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, perlu bergandengan tangan dengan masyarakat, terutama Pemerintah Kota Banjarbaru,” katanya.

Pius menjelaskan, kepolisian akan membantu melakukan pendataan warga yang belum bekerja. Selanjutnya, data tersebut dapat ditindaklanjuti bersama Dinas Ketenagakerjaan untuk memfasilitasi pencari kerja memperoleh pekerjaan yang layak.

Tidak hanya penyaluran informasi lowongan, program ini juga membuka peluang pelatihan keterampilan agar warga memiliki bekal sesuai kebutuhan perusahaan. Penyiapan tenaga kerja untuk peluang pekerjaan di dalam maupun luar negeri turut menjadi bagian dari upaya yang ingin dilakukan.

Selain kerja sama di bidang ketenagakerjaan, dalam rapat koordinasi tersebut Pemko Banjarbaru juga menandatangani nota kesepakatan terkait pemenuhan hak konstitusional anak melalui penerbitan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Lisa menegaskan bahwa identitas diri merupakan hak yang harus dipenuhi setiap anak sejak awal kehidupan.

“Kita perlu memastikan setiap anak mendapatkan haknya sejak awal kehidupan, termasuk hak atas identitas diri,” pungkasnya. (Ald/Zein/Ade/MedCenBJB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.