MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi membuka perhelatan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII Nasional Tingkat Kota Banjarbaru tahun 2026 pada Minggu (1/11/2026) pagi. Bertempat di Masjid Al Ishlah, Jalan R.O. Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, kegiatan ini menjadi panggung dalam mencetak generasi muda yang agamis dan tangguh.
Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda Qurani yang Cerdas dan Berkarakter Menuju Banjarbaru Emas”, ini merupakan ajang tiga tahunan yang menjadi potret komitmen kuat kota ini dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Banjarbaru, yang dibacakan langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Abdussamad, sekaligus membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa tantangan perkembangan zaman yang kian dinamis menuntut anak-anak tidak hanya unggul secara akademik.

“Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, anak-anak tidak cukup hanya dibekali kecerdasan dan kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki fondasi agama yang kuat, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Abdussamad.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pendidikan Al-Qur’an memegang esensi vital dalam membentuk kepribadian anak yang jujur, santun, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai ini diyakini akan menjadi pondasi kokoh bagi masa depan masyarakat dan kemajuan Kota Banjarbaru secara menyeluruh.

Melalui FASI, anak-anak diberi ruang kompetisi yang sehat guna mengasah keberanian, kedisiplinan, serta rasa percaya diri. Apresiasi tinggi juga disematkan kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), para ustaz/ustazah, guru pembina, serta orang tua yang terus konsisten mendedikasikan energinya dalam membina generasi muda.

Pemerintah Kota Banjarbaru menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah demi mewujudkan lingkungan yang subur bagi pertumbuhan akhlak mulia anak-anak.

Sebagai festival yang digelar secara periodik setiap 3 tahun sekali, FASI dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga puncaknya di tingkat nasional.

Kompetisi tahun ini diikuti oleh 158 kafilah bertalenta didampingi oleh 78 orang ustaz dan ustazah pendamping. Seluruh peserta yang berkompetisi merupakan representasi terbaik dari 5 kecamatan yang ada di Kota Banjarbaru, dengan rentang usia peserta mulai dari 6 hingga 15 tahun.

Dengan dilaksanakannya FASI ini, diharapkan Kota Banjarbaru dapat menjaring kafilah terbaik yang tidak hanya siap mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak terwujudnya masyarakat Banjarbaru yang madani, maju, dan berkarakter islami.(typ/hafiz/MedCenBjb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.