Kabut Asap Belum Pulih, Wapres Gibran Turun ke Banjarbaru dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga Kalimantan

MEDIA CENTER BANJARBARU – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Kota Banjarbaru, Kamis (10/09/2026), untuk meninjau langsung kondisi karhutla sekaligus memastikan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat mendapat penanganan serius.

Setibanya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Wapres Gibran langsung bergerak menuju sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penanganan karhutla. Salah satunya Posko Karhutla Guntung Damar, Banjarbaru.

Di lokasi tersebut, Gibran menerima paparan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan terkait kondisi terkini karhutla dan berbagai langkah penanganan yang telah dilakukan.

Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan petugas penanganan karhutla, Gibran menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan atas kondisi udara yang hingga kini belum sepenuhnya pulih akibat kabut asap.

“Namun kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan Bapak Presiden,” ujar Gibran.

Ia juga meminta pemerintah daerah, khususnya jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, memastikan koordinasi dengan orang tua murid dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik.

“Saya titip Pak Wakil Gubernur, mohon untuk kegiatan belajar mengajar untuk selalu berkoordinasi dengan orang tua murid,” katanya.

Bagi pemerintah pusat, persoalan karhutla bukan hanya berkaitan dengan penanganan api, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, Gibran menekankan agar dampak kabut asap tidak berkembang menjadi persoalan kesehatan yang lebih besar.

“Jangan sampai nanti ke depan kasus-kasus di sekolah-sekolah, terutama untuk anak-anak dan kaum rentan mengalami peningkatan kasus ISPA,” tegasnya.

Gibran meminta seluruh pihak memastikan aktivitas pendidikan tetap dapat berjalan dengan baik, namun tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik.

“Kita pastikan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Usai meninjau langsung penanganan karhutla di Posko Guntung Damar, Wapres Gibran melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru.

Kunjungan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak kabut asap, khususnya mereka yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.

“Kami juga mengunjungi rumah sakit, kita pastikan warga yang terkena ISPA bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” tegas Gibran.

Kehadiran Wapres Gibran di Banjarbaru menjadi penegasan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan Selatan tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Perlindungan masyarakat, keberlangsungan pendidikan, hingga kesiapan fasilitas kesehatan turut menjadi perhatian pemerintah dalam menghadapi dampak kabut asap. (Yds/MedCenBJB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.