Dari KPPD untuk Banjarbaru, Wali Kota Lisa Perkuat Strategi Kepemimpinan Hadapi Tantangan Global

MEDIA CENTER BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah dengan mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Kehadiran Wali Kota Lisa dalam forum yang diikuti 29 kepala daerah se-Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan mempertajam perspektif kepemimpinan dalam menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks.

KPPD tidak sekadar menjadi ruang pembelajaran bagi kepala daerah, tetapi juga menjadi forum strategis untuk mengasah kemampuan dalam membaca perubahan, memahami tantangan geopolitik, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menerjemahkan berbagai dinamika nasional dan global ke dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya perspektif yang komprehensif bagi kepala daerah dalam melihat persoalan. Menurutnya, kepala daerah harus mampu merumuskan kebijakan yang selaras antara kepentingan daerah dan kepentingan nasional.

“Nanti bapak-ibu sekalian akan mendapatkan materi-materi yang sungguh sangat luar biasa. Yang nantinya juga kita akan merasakan bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri, di tengah situasi geopolitik global yang sangat dinamis dan super cepat perubahannya,” ujarnya.

Selama mengikuti KPPD, para kepala daerah mendapatkan berbagai pembekalan dari pimpinan lintas kementerian dan lembaga. Agenda juga mencakup kunjungan lapangan serta diskusi bersama tokoh bangsa, termasuk Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Bagi Wali Kota Lisa, pembekalan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkaya perspektif dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Banjarbaru.

“Kegiatan KPPD ini menjadi kesempatan bagi saya untuk terus belajar, memperluas wawasan dan memperkuat perspektif dalam menjalankan kepemimpinan daerah. Mudah-mudahan seluruh pembelajaran yang diperoleh dapat diterapkan untuk menghadirkan kebijakan yang semakin tepat, inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Wali Kota Lisa menegaskan, kepemimpinan daerah membutuhkan kemampuan untuk melihat persoalan secara utuh, tidak hanya dari sisi pemerintahan, tetapi juga dengan mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, keamanan, lingkungan, hingga perkembangan global yang dapat memberikan dampak terhadap daerah.

KPPD merupakan program kolaborasi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter kepemimpinan daerah, wawasan kebangsaan, kemampuan membaca dinamika strategis, serta kapasitas kepala daerah dalam menerjemahkan tantangan global menjadi kebijakan pembangunan daerah.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai geopolitik, ketahanan nasional, kepemimpinan visioner, serta berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Melalui keikutsertaan dalam KPPD, Wali Kota Lisa diharapkan semakin memiliki perspektif kepemimpinan yang luas dan strategis, sehingga berbagai kebijakan pembangunan Banjarbaru ke depan dapat disusun secara lebih adaptif, terukur dan responsif terhadap perubahan zaman. (Yds/MedCenBJB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.