
MEDIA CENTER BANJARBARU – Hari pertama sekolah menjadi momen penting bagi peserta didik untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru. Di Banjarbaru, momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun karakter anak sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pendidikan.
Hal itu terlihat pada pembukaan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Al Halaby Islamic School, Jalan Intan Raya, Loktabat Utara, Senin. Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, H. Marhain Rahman, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru.
Marhain mengatakan, kehadiran sekolah-sekolah berkualitas menjadi bagian penting dalam memperkuat mutu pendidikan di Kota Banjarbaru. Menurutnya, MPLS bukan sekadar agenda pengenalan sekolah, tetapi menjadi proses awal bagi peserta didik mengenal lingkungan belajar, budaya sekolah, tata tertib, serta nilai-nilai yang akan membentuk karakter mereka selama menempuh pendidikan.
“Pelaksanaan MPLS yang edukatif, ramah, dan menyenangkan diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, serta menghargai setiap anak,” ujarnya.

Pelaksanaan hari pertama sekolah tahun ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Program yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, tersebut mendorong keterlibatan ayah dalam mendampingi anak memulai perjalanan pendidikannya sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga dan pembentukan karakter sejak dini.
Marhain menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Banjarbaru Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera. Karena itu, ia berharap sekolah-sekolah di Banjarbaru mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berilmu, berakhlak, kreatif, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Suasana pembukaan MPLS di SD Al Halaby Islamic School juga diwarnai penampilan bakat para peserta didik, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, public speaking, hingga pertunjukan tari. Penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan potensi dan kepercayaan diri siswa sejak awal.

Melalui pelaksanaan MPLS yang positif serta dukungan keluarga sejak hari pertama sekolah, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap tercipta lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Ald/MedCenBJB)

Leave a Reply