
MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru resmi meluncurkan program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026. Kegiatan ini dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) Standar Pelayanan Publik yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Guntung Manggis, Selasa (28/4/2026) pagi.
Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Rizana Mirza, dalam sambutannya menegankan bahwa kelurahan sebagai unit wilayah terkecil memiliki peran krusial sebagai ujung tombak penyedia data statistik yang akurat bagi pemerintah.
“Sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, desa atau kelurahan memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan data statistik yang lengkap dan akurat. Upaya kolaboratif dalam pembinaan statistik di tingkat kelurahan oleh BPS bersama para pemangku kepentingan perlu terus kita dukung demi peningkatan kualitas pembangunan,” ujar Rizana Mirza.

Melalui program Kelurahan Cantik ini, Pemko Banjarbaru berharap kualitas pengelolaan, penyediaan, serta pemanfaatan data di tingkat kelurahan dapat semakin optimal sehingga program-program pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
Selain fokus pada penguatan statistik, acara ini juga menyoroti peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat melalui FGD Standar Pelayanan Publik. Rizana Mirza memberikan pesan khusus kepada para penyelenggara pelayanan publik agar standar yang disusun benar-benar aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan warga.
“Susunlah standar pelayanan yang benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan langsung. Jangan hanya menjadi dokumen administratif, tetapi pastikan dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan Rizana Mirza mampu menciptakan sinergi yang kuat antara pemanfaatan data statistik yang valid dengan standar pelayanan publik yang prima. Kelurahan Guntung Manggis juga diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mewujudkan tata kelola kelurahan yang transparan, berbasis data, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Orz/MedcenBjb)

Leave a Reply