Wali Kota Lisa Kukuhkan PGMI Banjarbaru, Perkuat Benteng Akhlak Generasi Muda

MEDIA CENTER BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengukuhkan kepengurusan Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kota Banjarbaru periode 2026–2029 di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (16/10/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran guru madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman, guru madrasah memiliki tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar menyampaikan ilmu pengetahuan. Mereka turut berperan membangun akhlak, menanamkan nilai moral, serta membentuk karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan landasan agama.

Wali Kota Lisa menegaskan, pendidikan agama dan pembentukan moral menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia.

“Ulun berharap kepengurusan PGMI Kota Banjarbaru tidak hanya mampu berjalan berdampingan dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dan Kementerian Agama dalam menyelaraskan program-program pendidikan, tetapi juga dapat menjadi wadah aspirasi dan pembinaan,” ucapnya.

Ia juga mendorong PGMI untuk terus memperjuangkan peningkatan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan guru madrasah secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan kualitas tenaga pendidik perlu diiringi dengan inovasi pembelajaran agar guru semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan.

Kehadiran PGMI diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para guru madrasah untuk bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas diri, serta mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Semoga PGMI Kota Banjarbaru semakin maju, mampu melahirkan guru-guru madrasah yang kreatif dan membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan madrasah, khususnya di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Melalui kepengurusan periode 2026–2029, PGMI Kota Banjarbaru diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam pengembangan pendidikan madrasah. Sebab, di tengah derasnya arus digitalisasi, kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu dan teknologi, tetapi juga oleh kuatnya karakter serta nilai moral yang ditanamkan sejak dini. (Yds/Adi/MedCenBJB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.