
MEDIA CENTER BANJARBARU – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan industri kreatif lokal dengan berpartisipasi pada ajang pameran kerajinan bergengsi, INACRAFT October Vol. 5 2026. Pameran berskala internasional ini digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, dan akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 11 Oktober 2026.

Tahun ini, INACRAFT mengusung tema “Techno Craft”, sebuah konsep yang memadukan keindahan kerajinan tangan tradisional dengan inovasi teknologi masa kini. Pameran ini menghadirkan kemegahan industri kreatif Nusantara dengan total 829 stan pameran. Menariknya, gelaran kali ini secara khusus melibatkan 19 youthpreneurs (pengusaha muda) sebagai bagian dari langkah strategis untuk mendorong regenerasi dan memastikan keberlanjutan industri kerajinan di Indonesia.
Partisipasi Dekranasda Kota Banjarbaru pada pameran ini menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan kekayaan karya perajin lokal ke kancah yang lebih luas.

Wakil Ketua 3 Dekranasda Kota Banjarbaru, Atika Anggraini Sirajoni, yang hadir langsung pada hari pertama pameran, menegaskan bahwa kehadiran Banjarbaru di INACRAFT adalah wujud nyata dukungan terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kerajinan.
“Di sini, Dekranasda Kota Banjarbaru hadir untuk mempromosikan produk-produk unggulan karya para perajin yang ada di Kota Banjarbaru,” ujar Atika Anggraini Sirajoni, Rabu (7/10/2026).

Berbagai produk kerajinan unggulan khas Banjarbaru yang dibawa dalam pameran ini diharapkan tidak hanya mampu menarik minat para buyer domestik, tetapi juga memikat perhatian pembeli mancanegara.
Melalui ajang INACRAFT October Vol. 5 2026, Dekranasda Kota Banjarbaru berharap para perajin lokal dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pameran INACRAFT 2026 di JICC terbuka untuk umum hingga 11 Oktober mendatang, menjadi destinasi utama bagi para pecinta seni, kolektor, dan pelaku bisnis kerajinan dari seluruh dunia. (Orz/MedCenBJB)

Leave a Reply