MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali memperkuat struktur birokrasi dan akselerasi roda pemerintahan melalui perombakan posisi strategis. Wali Kota Banjarbaru secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan bagi 91 pejabat yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, hingga Pengawas di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (4/8/2026).

Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru H. Muhammad Syahrial, Sekretaris Daerah Sirajoni, para Asisten dan Staf Ahli, seluruh Kepala SKPD, hingga jajaran Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru. Perombakan struktur ini dilaksanakan untuk memastikan akselerasi pelayanan publik berjalan merata yakni Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) sebanyak 7 Orang, Jabatan Administrator (Eselon III) sebanyak 17 Orang dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) sebanyak 67 Orang.

Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang baru dilantik yakni :

  1. Dra. Sri Lailana sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Banjarbaru
  2. H. Marhain Rahman, S.Sos., M.AP sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Banjarbaru
  3. Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, S. Sos., M. AP. sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum Dan Politik Kota Banjarbaru
  4. Ir. Abdussamad, ST., MT. sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan, Dan Kemasyarakatan Kota Banjarbaru
  5. Muhammad Mirhansyah, S.STP., M.Si. sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Banjarbaru
  6. Kanafi S.IP, MM sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarbaru
  7. Drs. Bambang Supriyatno, MT sebagai Asisten Administrasi Umum Kota Banjarbaru

Untuk jabatan Administrator dan Pengawas adalah sebagai berikut :

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banjarbaru tentang Pengangkatan dalam Jabatan, yang dilanjutkan dengan pengucapan sumpah/janji jabatan, prosesi pelantikan, serta penandatanganan Perjanjian Kinerja oleh para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas pengisian kekosongan posisi semata, melainkan sebuah langkah perhitungan matang untuk efektivitas organisasi.

“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini bukanlah sekadar untuk mengisi jabatan yang kosong, melainkan langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan secara optimal melalui penempatan aparatur yang tepat, pada posisi yang tepat,” tegas Wali Kota. Wali Kota juga menguraikan bahwa seluruh tahapan pengangkatan kali ini berdasar pada prinsip transparansi dan profesionalisme tinggi. Seluruh proses pengisian jabatan merupakan hasil rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui mekanisme merit system dan manajemen talenta ASN.

“Langkah ini penting agar sistem yang telah dibangun benar-benar mampu menciptakan birokrasi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah. Saudara-saudara merupakan bagian dari talenta terbaik yang telah melalui proses sesuai mekanisme yang berlaku. Oleh karena itu, kepercayaan ini hendaknya dijawab dengan dedikasi, integritas, kompetensi, serta kinerja terbaik,” lanjutnya.

Menutup arahannya, Wali Kota berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjadi penggerak perubahan positif, membangun budaya kerja yang produktif, serta aktif berkolaborasi demi menghadirkan inovasi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Ia berharap setiap amanah jabatan yang kini diemban tidak hanya dijadikan sebagai posisi kepemimpinan, tetapi sebagai ruang penuh untuk berkarya, menghadirkan solusi konkret, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Banjarbaru secara berkelanjutan.(typ/hafiz/MedCenBjb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.