MEDIA CENTER BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Berdasarkan hasil pemantauan Indeks Kualitas Data Aparatur (IKADA) Semester I Tahun 2026 yang dirilis Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarbaru, Kota Banjarbaru berhasil meraih peringkat pertama kategori pemerintah kabupaten/kota di wilayah kerja Kanreg VIII BKN dengan nilai 99,99 dan predikat Tinggi.
Capaian tersebut menempatkan Banjarbaru sebagai daerah dengan kualitas pengelolaan data Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik di wilayah kerja Kanreg VIII BKN. Hasil ini menjadi indikator kuat keberhasilan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun tata kelola kepegawaian yang semakin profesional, akurat, dan berbasis data.
Pengukuran IKADA dilakukan melalui empat dimensi utama, yakni completeness (kelengkapan), timeliness (ketepatan waktu), accuracy (akurasi), dan consistency (konsistensi) data ASN. Keempat aspek tersebut menjadi tolok ukur kualitas pengelolaan data kepegawaian yang mendukung pengambilan kebijakan dan peningkatan layanan publik.
Menanggapi capaian tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan Semester I ini Banjarbaru berhasil meraih peringkat pertama. Meski demikian, hasil ini masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan pemutakhiran data serta tahapan pengukuran IKADA Tahun 2026,” ujarnya.
Lisa menegaskan, prestasi tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi agar seluruh perangkat daerah terus menjaga kualitas data ASN secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi kinerja pada masing-masing instansi guna mendukung peningkatan kualitas data ASN, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik serta mempertahankan bahkan meningkatkan peringkat yang telah diraih,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota juga menekankan pentingnya kepatuhan seluruh perangkat daerah terhadap standar yang ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurutnya, penguatan tata kelola data harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan fraud, optimalisasi sistem kepegawaian, serta peningkatan integritas aparatur dalam mendukung birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mewujudkan transformasi birokrasi melalui pengelolaan data ASN yang berkualitas. Dengan data yang valid, akurat, dan mutakhir, berbagai kebijakan kepegawaian dapat disusun secara tepat sasaran sehingga berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan meraih posisi teratas dalam pemantauan IKADA Semester I Tahun 2026 menjadi bukti bahwa Banjarbaru terus bergerak menuju birokrasi yang modern, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemerintah daerah dengan tata kelola ASN terbaik di wilayah Kalimantan. (Yds/MedCenBJB)


Leave a Reply